Sang surya telah bersinar,
Syahadat dua melingkar,
Warna yang hijau berseri,
Membuatku rela hati,
Ya Allah tuhan rabbiku,
Muhammad junjunganku,
Al Islam agamaku,
Muhammadiyah gerakanku,
.....................................
Oleh : Fakhruri, S.Pd
Syahadat dua melingkar,
Warna yang hijau berseri,
Membuatku rela hati,
Ya Allah tuhan rabbiku,
Muhammad junjunganku,
Al Islam agamaku,
Muhammadiyah gerakanku,
.....................................
Oleh : Fakhruri, S.Pd
Bagi anak muda Muhammadiyah di ranting Longkeyang bait syair lagu ini sangat luar biasa makna dan perannya. Lucu barang kali, tapi memang itu benar adanya. Tahun 70-an atau 80-an awal, lagu ini sempat terdengar oleh anak-anak kecil yang saat itu belum tahu apa maksud lagu itu, sebagai salah satu tanda berdirinya sebuah gerakan reformasi Islam yaitu Muhammadiyah di sebuah desa yaitu Desa Longkeyang Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang. Ada sunatan masal, kebun pisang Muhammadiyah, dan lain sebagainya. Kini anak-anak kecil itu sudah dewasa, tapi bait lagu itu sudah tidak pernah terdengar lagi...................
2006
Muhammadiyah bagi sebagian orang adalah organisasi yang unik, banyak yang bilang kalau belum kenal Muhammadiyah enggan, bahkan tidak jarang berfikiran negatif atau bahkan menjelek- jelekan dengan berbagai stigma, tapi setelah kenal, lebih-lebih memahaminya dan mendalaminya biasanya kita akan mengalami semangat dan cinta terhadap Muhammadiyah yang luar biasa.
“Bagi siapapun yang sudah mengenal Muhammadiyah sepatutnya bangga!” Itulah satu keinginan yang di gagas anak-anak muda Muhammadiyah di sebuah ranting yang terbilang kecil dan terpencil, yaitu ranting Muhammadiyah Longkeyang di bawah pimpinan cabang Bodeh, Pemalang yang hanya berjumlah 30 kepala keluarga. Keinginan anak muda Muhammadiyah Longkeyang tidaklah berlebih hanya ingin seluruh warga dan simpatisan di ranting Muhammadiyah bangga berMuhammadiyah, itu saja! Bagi anak muda Muhammadiyah kalau kita saja tidak bangga berMuhammadiyah apa lagi orang lain?
Di mulai dari tahun 2006, anak-anak muda Muhammadiyah di ranting Longkeyang bersama dengan para aktifis AMM yang sekarang menggawangi LPCR PDM Pemalang, mulai merintis sebuah ikhtiar baru yaitu dengan membuat Badan Pekerja Pengembangan Ranting Muhammadiyah (BP2RM), dengan tugas pokok :
1. Mengkaji sejarah, potensi, masalah dan lain sebagainya yang berkaitan dengan maju dan mundurnya Muhammadiyah di ranting yang sudah kurang lebih 30 tahun berdiri,
2. Memproyeksikan program strategis pengembangan ranting setelah memahami sejarah, potensi, masalah dan lain sebagainya sehingga muncul program yang original, unik sesuai dengan potensi serta visioner,
3. Melaksanakan program secara bersama-sama dengan pimpinan ranting dan mengevaluasinya secara sederhana, periodik dan berkelanjutan.
Kini 2012 banyak hal yang mengejutkan...!!!
Ranting Muhammadiyah bisa menjalankan:
1. Wakaf produktif ( 7 titik tanah wakaf dengan tanaman cengkeh, albasia (sengon). 4 titik tanah wakaf produktifnya dibeli dari wakaf recehan dan wakaf pohon dari 2006-2012),
2. Semangat berMuhammadiyah yang tinggi dari kader, warga dan simpatisannya,
3. Mampu menjadi contoh bagi organisasi lain (NU dan Rifa’iyah) di bidang wakaf produktif , sekarang pola gerakan wakaf produktif ditiru organisasi lain (bagi kami ini yang terpenting dan membahagiakan kami!),
4. Lahirnya da’i- da’i muda penerus perjuangan Muhammadiyah,
5. Semangat menuntut ilmu dari keluarga Muhammadiyah ( sampai hari ini sudah mendorong dan mengusahakan penguatan pendidikan terhadap 6 anak gratis= investasi pendidikan Rp. 2.500.00,-/bln atau Rp. 30.000.000,-/thn ),
6. Taman Bacaan Muhammadiyah (perintisan, baru ada kurang lebih seratus judul bukunya),
7. TPQ HEBAT (perintisan, Ustadz baru 3 orang dari kader AMM dari NA dan siswanya kurang lebih 20 anak),
8. Lahirnya wirausahawan muda, sudah ada seorang kader AMM sudah buka bengkel sepeda motor di desanya, sebagian ada bergerak dibidang pertanian dan peternakan, dll.
Yang masih menjadi mimpi kami:
1. Satu (1) rumah 1 sarjana, (saat ini, sudah 3 rumah 1 sarjana dari keluarga Muhammadiyah),
2. Memiliki generasi ulama alumni timur tengah( sekarang belum ada),
3. Subuh HEBAT (belum berjalan ),
4. Sentra penyedia hewan Qurban (sapi dan kambing), (sedang diupayakan agar berjalan ),
5. Trainning Center Muhammadiyah ( sedang menyicil menyediakan lahannya).
Visi dan Misi 2030
Visi dan misi Ranting Muhammadiyah Desa Longkeyang pada tahun 2030 adalah :
a. Visi : Mewujudkan Ranting Muhammadiyah Desa Longkeyang sebagai ranting unggulan dan percontohan di persyarikatan Muhamamdiyah.
b. Misi : Terbentuknya Amal Usaha Ranting Muhammadiyah Desa Longkeyang yang mandiri, bermutu dan dikelola secara amanah, profesional dan akuntabilitas tinggi. Dengan diawali membangun aset produktif yang mampu untuk membiayai dana pendirian dan biaya operasional AUM melalui gerakan iuran dana abadi, gerakan sedekah produktif abadi dan gerakan wakaf tanah produktif. (Baca atau download Renstra BP2RM Longkeyang di www.wakafproduktifmuhammadiyah.com).
Itulah semangat berMuhammadiyah warga, simpatisan dan generasi penerus (kader) Muhammadiyah Ranting Desa Longkeyang Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang. Semoga menjadi amal yang baik bagi para pendahulunya, yang telah memancangkan perjuangan Muhammadiyah 30 tahun silam dan menjadi kebanggaan perjuangan generasi muda!
Fastabiqul khoirot.
AL ISLAM AGAMAKU!!
MUHAMMADIYAH GERAKANKU !!
Longkeyang, 12 April 2012 | BP2RM Desa Longkeyang
_____________________________________________________________________________
*). Penulis adalah perintis, lokomotif dan Ketua BP2RM Desa Longkeyang. Anggota LPCR PDM Kabupaten Pemalang . Penulis bertempat tinggal di Brebes, karena tugas sebagai PNS, bekerja di Brebes sebagai Guru Bahasa Jawa. Makalah ini sebagai makalah suplemen dan pendukung pada makalah berjudul “ BP2RM sebagai model Strategi Pengembangan Cabang dan Ranting berbasis Ekonomi syari’ah (wakaf produktif) dan Kader, yang disampai oleh Casroni Raska,S.Psi,Psi pada acara “ Silaturahmi LPCR PDM dan PCM Se-Eks Karisidenan Pekalongan” pada tanggal 15 April 2012 di Hotel Regina Pemalang. (Baca dan download makalahnya di www.wakafproduktifmuhammadiyah.com).
_____________________________________________________________________________
*). Penulis adalah perintis, lokomotif dan Ketua BP2RM Desa Longkeyang. Anggota LPCR PDM Kabupaten Pemalang . Penulis bertempat tinggal di Brebes, karena tugas sebagai PNS, bekerja di Brebes sebagai Guru Bahasa Jawa. Makalah ini sebagai makalah suplemen dan pendukung pada makalah berjudul “ BP2RM sebagai model Strategi Pengembangan Cabang dan Ranting berbasis Ekonomi syari’ah (wakaf produktif) dan Kader, yang disampai oleh Casroni Raska,S.Psi,Psi pada acara “ Silaturahmi LPCR PDM dan PCM Se-Eks Karisidenan Pekalongan” pada tanggal 15 April 2012 di Hotel Regina Pemalang. (Baca dan download makalahnya di www.wakafproduktifmuhammadiyah.com).




0 komentar:
Posting Komentar